ROSARIO : AD JESUM PER MARIAM

Pada bulan oktober seperti sekarang ini, kita umat katolik biasa mengadakan doa rosario, entah dalam lingkup kecil secara pribadi, di dalam keluarga sendiri, maupun pada lingkup yang lebih luas, misalnya di sekolah atau lingkungan setempat. 

Doa rosario ini sering pula dikemas dalam paket kegiatan ziarah ke tempat peziarahan tertentu; misalnya saja ke Taman Doa Gua Maria Kerep, Gua Maria sendang Sri Ningsih, Marganingsih dan lain-lain, -- anda dapat menambahkan tempat ziarah favorit anda pada daftar ini. Di tempat ziarah kita sering menemukan tulisan / plakat bertuliskan "Ad Jesum Per Mariam". Apa makna yang terkandung dalam tulisan itu ? 

AD JESUM PER MARIAM

Secara singkat makna kalimat "Ad Jesum per Mariam" adalah : menuju Yesus Kristus melalui bunda Maria.  Dan, sungguh, kalimat ini sangatlah pas menggambarkan posisi dan peran doa rosario pada iman katolik.

Doa rosario, meskipun berciri pujian kepada bunda Maria, sesungguhnya adalah doa Kristosentris; doa yang berpusat kepada Yesus Kristus sang penebus. Ini terutama ketika kita benar-benar merenungkan rangkaian peristiwa-peristiwa yang terangkum dalam misteri doa rosario; yaitu peristiwa-sukacita, persitiwa-sedih, peristiwa-mulia, dan yang kemudian (telah ditambahkan atas pengajaran Bapa suci Yohanes Paulus II)* peristiwa-terang / cahaya.  Dalam keheningan dan ketenangan unsur-unsur doa rosario terdapat semua kedalaman pesan Injil secara keseluruhan, mulai dari peristiwa anunsiasi -- bunda Maria menerima kabar-gembira dari malaikat Gabriel hingga sengsara, wafat dan kebangkitan Yesus Kristus serta turunnya Roh Kudus. Dapatlah kita katakan bahwa doa rosario sebenarnya tidak lain adalah sebuah ringkasan injil.

Doa rosario adalah gema dari doa bunda Maria, Magnificat (pujian) abadi bunda Maria untuk karya Inkarnasi penebusan Tuhan kepada manusia yang dimulai di dalam rahimnya. Dengan berdoa rosario, kita bagaikan duduk menerima pengajaran bunda Maria, yang mengajak dan membimbig kita merenungkan keindahan pada wajah Kristus dan mengalami kedalaman kasih-Nya yang tanpa batas. Melalui Rosario umat beriman menerima rahmat yang bergitu berlimpah, seolah-olah diberikan dari tangan Bunda Penebus secara langsung.

Semoga dengan berdoa rosario secara benar, yaitu dengan merenungkan dan mengkontemplasikan misteri-rosario di dalamnya, iman kita semakin kuat dan sentosa, harapan kita akan penyelamatan dari Kristus semakin kokoh, dan kasih kita kepada Allah dan sesama semakin berkembang.

Selamat ber-rosario,
Berkah Dalem




* lihat surat apostolik bapa suci Yohanes Paulus II
   "ROSARIUM VIRGINIS MARIAE"   di situs resmi Vatican.


 

Related Posts: