KERAJAAN SORGA : SEUMPAMA BIJI SESAWI DAN RAGI

HARI BIASA SELASA 27 OKTOBER 2015
Bacaan: Rm. 8:18-25; Mzm. 126:1-2ab,2cd-3,4-5,6; Luk. 13:18-21.

Dalam memberi pengajaran Tuhan Yesus seringkali menggunakan perumpamaan. Visualisasi pengajaran dengan perumpamaan yang berkait dengan kejadian dalam hidup keseharian dimaksudkan agar lebih mudah diterima dan dipahami oleh para murid. 

Pada Injil hari ini Kerajaan Sorga, (apabila kita terima dalam hidup kita); diajarkan seumpama benih biji sesawi, yang walaupun kecil, ketika sudah tumbuh dan berkembang ia dapat menjadi sesuatu yang lebih besar, lebih bermanfaat, yang akan mengundang banyak makhluk lain untuk mendekat memperoleh manfaat dan berkat.

Kerajaan Sorga diumpamakan pula seperti ragi yang dapat membuat khamir 3 sukat tepung roti. Merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia; ukuran satu sukat adalah 4 gantang, dan satu gantang penuh kira-kira akan berisi tepung / bulir sekitar seberat 3.125 Kg. Jadi adonan sekitar 37.5 Kg tepung roti / terigu dapat dibuat khamir hanya dengan sejumput ragi. Adonan tepung khamir ini bila dibakar akan menjadi roti yang mengembang dua tiga kali ukuran fisiknya. Begitulah Kerajaan Sorga yang bila kita terima akan menjadikan diri kita sebagai pribadi yang berkembang, jauh melampaui ukuran perkembangan kita tanpa ragi Kerajaan Sorga.

Dapat kita simpulkan, pengajaran Kerajaan Sorga ini mengandung dua aspek / bidang bagi kita yang menerimanya; yaitu aspek internal, yang akan mengembangkan pribadi kita melebihi ketika kita mengandalkan kekuatan diri sendiri. Dan aspek eksternal, yaitu bahwa ketika pribadi kita berkembang, justru untuk inilah kita dipanggil dan diutus, akan menarik pribadi lain untuk mendekat, dan tentu kita mesti terbuka untuk sesama yang mendekat kepada kita untuk pula mendapatkan berkat Kerajaan Sorga itu, terutama sesama yang lemah, miskin, tersingkir dan yang paling membutuhkan. Sehingga, sungguh, Kemuliaan Tuhan dapat ditemukan dalam hidup kita.

Kemuliaan kepada Allah Bapa, Putera dan Roh Kudus. Amin.

Berkah Dalem.
  

 

Related Posts: