PAROKI SANTA MARIA ASSUMPTA KLATEN
hidup adalah anugerah, panggilan dan perutusan
JL. ANDALAS NO. 24 KLATEN 57413 JAWA-TENGAH INDONESIA
Telp.: (0272) 321 866 Fax.: (0272) 327 710 Email : gmaklaten@yahoo.co.id
UNSUR
Persekutuan para pelayan umat Allah yang terdiri dari imam sebagai wakil Uskup dan kaum awam serta biarawan-biarawati sebagai wakil umat bersama-sama melaksanakan tugas dan panggilan untuk terlibat dalam tritugas Kristus, yakni menguduskan, mewartakan dan menggembalakan.
FUNGSI
Berfungsi sebagai wadah pelayan- an dan koordinasi keterlibatan seluruh umat dalam melaksanakan panggilan dan tugas perutusan Gereja.
TUGAS UMUM
Menggerakkan dan mengkoordinasi keterlibatan umat, serta dalam terang iman memutuskan, me- rencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi Reksa Pastoral Paroki yang antara lain meliputi bidang-bidang :
Pelayanan Ke- masyarakatan, Liturgi dan Per- ibadatan, Pewartaan, Paguyuban dan Tata Organisasi serta Bidang lain sesuai kebutuhan konkret.
VISI DEWAN PAROKI MP 2009 - 2011
Terwujudnya Kerajaan Allah di dalam persekutuan paguyuban - paguyuban berpengharapan dengan mengangkat martabat pribadi manusia dan melestarikan keutuhan ciptaan atas dasar bimbingan Roh Kudus.
MISI DEWAN PAROKI MP 2009 - 2011
· Mengembangkan kehidupan yang bercirikan habitus baru seturut teladan Bunda Maria.
· Mengembangkan persekutuan paguyuban - paguyuban berpeng- harapan.
· Melibatkan dan memberdayakan seluruh umat terutama anak-anak, remaja, kaum muda, kaum perempuan dan kaum kecil, lemah, miskin dan tersingkir.
· Menjalin dan mengembangkan kerjasama dengan semua pihak yang berkehendak baik untuk keharmonisan umat beragama dan kelestarian lingkungan hidup.
SPIRITUALITAS PELAYANAN
Spiritualitas merujuk pada hubungan pribadi orang beriman dengan Allah yang terwujud dalam sikap hidup yang juga mencakup pikiran, perkataan dan perbuatan.
Spriritualitas berikut diharapkan sebagai dasar pelayanan Dewan Paroki :
Happy, mengemban tugas dengan sukacita dan gembira; seperti ketika Bunda Maria menerima tugas sebagai Bunda Kristus dan meyakininya sebagai tawaran untuk mengalami "perbuatan-perbuatan besar" yang dikerjakan Allah baginya.
Commited, sadar akan tugas yang dipercayakan dan tekun memperjuangkannya ; seperti Yesus Krstus sendiri begitu committed akan tugas per- utusanya: " MakananKu ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya". (Yoh 4:34).
Proffesional, melaksanakan tugas dengan persiapan dan penuh kesungguhan, Kekuatan dan tanggung-jawab yang diemban tidak boleh menjadikan puas diri dan melupakan rahmat. Sedangkan kelemahan dan kekurangan justru menjadi dasar untuk selalu melengkapi dan mengembangkan diri dalam melaksanakan tugas agar rahmat Allah semakin leluasa berkarya melalui kita.