Pada hari minggu tanggal 25 April 2010 di Panti Paroki Gereja St. Maria Assumpta Klaten Team Kerja Litbang mengundang pastur, team kerja terkait, umat dan OMK berdiskusi
mengenai ibadat Ekaristi yang telah dilaksanakan selama ini.
Diskusi Kelompok tentang Layanan Ekaristi GMA 25 April 2010 -- Foto : Zif - Komsosgma
Ada, memang, keprihatinan dan kegelisahan mengenai layanan liturgi tersebut yang kadang-kadang dirasakan umat
kurang menarik, kurang 'greget', kering dan kurang memenuhi kebutuhan spiritual di dalam hati.
Berkait dengan keprihatinan tersebut jajak pendapat dan survey telah digali dari umat. Beberapa respon yang terkumpul adalah; perlunya penataan dan
pengaturan kembali menyangkut peran petugas liturgi ( prodiakon, misdinar, koor, lektor, pemazmur, tata-laksana) dan umat sendiri, penyesuaian penggunaan bahasa dalam jadwal ibadat yang dilayankan dengan memperhatikan
umat yang menghadirinya, jenis lagu-lagu yang dipilih atau dipergunakan, kesesuaian homili dengan tema bacaan yang ada, alokasi waktu mata acara dalam peribadatan, partisipasi anak-anak dalam koor PIA, jadwal jam pelayanan ibadat dan lain-lain.
Diskusi pada waktu itu dimaksudkan untuk menampung, menggali dan menemukan langkah-langkah konkrit apa saja yang dapat dan mungkin dilaksanakan ke depan sebagai upaya perbaikan dan peningkatan kwalitas ibadat yang dilanyankan.
Nyata sekali, bahan ini sangatlah menarik untuk didiskusikan, dan tidak terasa 3 jam lebih lamanya waktu diskusi ( mulai 9.30 - 13.00 WIB ) berlangsung begitu cepat. Diskusi di tutup dengan doa dan berkat dari Romo Sutrasno Purwanto, Pr.
Satu catatan kecil tentang pelaksanaan diskusi ini adalah kehadiran perwakilan OMK yang tidak begitu banyak.
Team kerja Litbang sangat-sangat menantikan keterlibat OMK dalam diskusi mengenai hal ini pada kesempatan selanjutnya.
Diskusi selanjutnya di jadwalkan akan dilaksanakan pada Minggu IV bulan Mei tahun 2010.
Mari bersama-sama kita kembangkan pelayanan kepada umat di paroki ini.